Halaman

Selasa, 09 Februari 2010

Tips Belajar Mengetik Cepat 10 Jari




Jumpa Lagi di BLog Cerita dan Ilmu Sumber Inspirasimu. Kali ini, ary bakal share beberapa tips yang semoga bisa menginspirasi anda semua yang merasa membutuhkan tips bagaimana cara agar bisa mengetik cepat 10 jari.Bagaimanapun juga, kemampuan ini sangat kita butuhkan. Apalagi untuk teman-teman yang memang dalam pekerjaannya melibatkan kemampuan mengetik yang cepat. Hal ini akan sangat membantu pekerjaan kita. Lebih cepat, lebih efisien, dan efektif.

Lalu, apa sih yang dibutuhkan agar bisa mengetik dengan cepat???? Apa ada ilmu hitam yang harus dipelajari???Ohh…Tidaaaakk sobatt!!!..hehehe… Okay, Let’s See tips Belajar Mengetik Cepat dari ary.
1. Niat. Semua tujuan dan keinginan jika diawali dengan niat yang kuat, InsyaAllah akan memberikan hasil yang lebih maksimal. Karena saat menemui kesulitan dan halangan, kita tidak putus arang untuk terus berusaha. Termasuk dalam belajar mengetik dengan cepat ini.
2. Segera Mulai Belajar. Segeralah mulai belajar sejak anda sudah menanamkan niat yang kuat untuk bisa belajar mengetik dengan cepat. Tentunya dengan cara yang benar, yaitu peletakkan jari yang tepat, agar semua jari anda berfungi. Karena meskipun cepat, kalau masih 11 jari, sama saja ya!!hehehe….
Berlatih dengan menggunakan permainan. Saat ini banyak tersedia game-game bagus yang bertujuan melatih gerakan dan ketepatan jari anda. Dengan permainan seperti itu, waktu belajar anda tidak akan terasa lebih menyenangkan. Salah satu game yang ary gunakan untuk belajar mengetik adalah TYPER SHARK DELUXE. silahkan anda download disini.
3. Yang terpenting adalah konsistensi. Hmmm..ini memang hal yang paling sulit menurut ary. Konsistensi disini adalah terus berlatih, menggunakan cara yang benar. Memang awalnya susah untuk membiasakan mengetik menggunakan 10 jari. Tetapi, kalau kita mampu melewati tahap ini, tidak akan lama lagi pasti kita bisa mengetik cepat dengan 10 jari. Tepat dan akurat. Usahakan selalu menggunakan 10 jari anda saat belajar mengetik agar kemampuan mengetik anda maksimal.
4. Uji kemampuan anda agar tahu perkembangan. Nah, disini anda juga bisa sekalian belajar, sekaligus mengetahui seberapa cepat dan akurat kemampuan anda dalam mengetik. Masuk saja ke Situs tes mengetik 10 jari ini. Pantau perkembangan kecepatan dan akurasi kemampuan anda.
5. Jangan Putus asa kalau merasa kesulitan menggunakan 10 jari anda. Karena semua hal membutuhkan proses.

Selamat mencoba,semoga anda berhasil.
Tips belajar cepat

Kebayang ga belajar tapi tidak pernah bosan dan otak tetap enjoy
melahap semua materi pelajaran? Hmmm… mungkin sebagian dari kita akan
mengatakan "Tidak! Belajar itu susah dan membosankan!". Jika Anda
termasuk salah satunya, maka tak salah bila artikel ini akan membantu
Anda mengatasi masalah tersebut.

Salah satu konsep belajar cepat yang bagus dan tentunya juga
menyenangkan adalah konsep MASTER yang terdapat dalam buku Accelerated
Learning for the 21st Century. Istilah MASTER di sini adalah singkatan
dari Motivating your mind, Acquiring the information, Searching out
the meaning, Triggering the memory, Exhibiting what you know, dan
Reflecting what you've learned.

Mau tau secara detailnya, simak penjelasannya berikut ini:

1. Motivating your mind (memotivasi pikiran)

Langkah pertama dalam belajar cepat adalah motivasi. Ini penting
sekali. Berapa banyak orang yang berusaha untuk belajar tanpa
motivasi? Mereka menganggap belajar sebagai suatu bentuk
"penderitaan". Dengan sikap seperti ini bisa dibilang secara bawah
sadar otak akan menolak informasi yang masuk karena dianggap negatif!
Jelas saja kita jadi sangat sulit belajar. Bandingkan dengan orang
yang termotivasi, yang menganggap belajar itu seru dan mengasyikkan.
Secara bawah sadar otak akan dengan senang hati mempersilakan
informasi untuk masuk.

2. Acquiring the information (memperoleh informasi)

Ada tiga gaya belajar utama, yaitu visual (melalui penglihatan),
auditori (melalui pendengaran), dan kinestetik (melalui tindakan).
Kita akan lebih cepat menangkap informasi kalau kita belajar sesuai
dengan gaya belajar kita. Oleh karenanya kita perlu mengenali gaya
belajar yang cocok untuk kita lalu mempraktekkannya. Hasilnya kita
akan lebih cepat menangkap informasi.

3. Searching out the meaning (menyelidiki makna)

Sekedar membiarkan informasi masuk sama sekali tidak cukup. Kita harus
berusaha untuk mendapatkan makna dari informasi itu. Ini sama seperti
mencerna informasi yang masuk sampai memahami hakikatnya luar dalam.
Jadi bukan hanya menghafalkan fakta, tapi terus maju sampai memahami
konteksnya dan penerapannya untuk hal-hal lain. Berapa banyak orang
yang hanya berusaha menghafal fakta tanpa memahami maknanya ?

4. Triggering the memory (memicu memori)

Memahami makna merupakan hal yang sangat penting, tapi kita juga harus
mampu mengingat fakta. Banyak orang yang punya daya ingat luar biasa.
Contohnya ada orang Jepang yang menghafalkan angka pi sampai ribuan
angka di belakang koma ! Ck…ck… (biasanya kita hanya hafal dua angka
yaitu "14″ dari "3.14″). Ada banyak teknik yang bisa memudahkan kita
mengingat fakta. Singkatan seperti "MASTER" merupakan salah satunya.
Akan jauh lebih mudah untuk mengingat enam langkah Accelerated
Learning kalau kita memakai singkatan "MASTER".

5. Exhibiting what you know (memamerkan apa yang anda ketahui)

Memamerkan di sini bukan berarti sok tahu. Yang dimaksud adalah kita
harus berusaha membagikan ilmu kita ke orang lain. Saat membagikan
ilmu ke orang lain kita justru akan mendapatkan lebih banyak lagi!
Misalnya seorang guru kadang lebih cepat paham dan menguasai materi
pelajarannya tentang materi pelajarannya setelah dia mengajarkannya
pada murid-muridnya.

6. Reflecting what you've learned (merefleksikan bagaimana Anda belajar)

Nah, inilah langkah terakhir dalam konsep MASTER. Kita mesti
mengevaluasi cara belajar kita. Mengapa? Sebab setiap orang punya cara
belajar yang unik yang berbeda dengan orang lain. Kita mesti
mengembangkan gaya belajar pribadi yang paling cocok dengan kita. Dan
ini tentu tidak bisa dicapai dalam waktu semalam. Kita harus mencoba,
mengevaluasi, memperbaiki apa yang kurang, lalu mencoba lagi, dan
seterusnya. Dengan terus mengevaluasi perlahan-lahan gaya belajar kita
akan semakin tajam dan cocok dengan kita.

Begitulah enam langkah konsep MASTER. Sebenarnya belajar itu memang
menyenangkan, hanya cara pandang dan cara belajar kita saja yang
selama ini perlu kita pernaiki. Selamat mencoba! Dan temukan
kesenangan belajarmu!

Kamis, 28 Januari 2010

Kisah Ashabul Kahfi


Kisah ini begitu kesohor. Dengan kekuasaan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’ala menidurkan sekelompok pemuda yang berlindung di sebuah gua selama 309 tahun. Apa hikmah di balik ini semua?

Ashhabul Kahfi adalah para pemuda yang diberi taufik dan ilham oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga mereka beriman dan mengenal Rabb mereka. Mereka mengingkari keyakinan yang dianut oleh masyarakat mereka yang menyembah berhala. Mereka hidup di tengah-tengah bangsanya sembari tetap menampakkan keimanan mereka ketika berkumpul sesama mereka, sekaligus karena khawatir akan gangguan masyarakatnya. Mereka mengatakan:

رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ لَنْ نَدْعُوَ مِنْ دُوْنِهِ إِلَهًا لَقَدْ قُلْنَا إِذًا شَطَطًا

“Rabb kami adalah Rabb langit dan bumi, kami sekali-kali tidak akan menyeru Rabb selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang jauh.” (Al-Kahfi: 14)
Yakni, apabila kami berdoa kepada selain Dia, berarti kami telah mengucapkan suatu شَطَطًا (perkataan yang jauh), yaitu perkataan palsu, dusta, dan dzalim.
Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan perkataan mereka selanjutnya:

هَؤُلاَءِ قَوْمُنَا اتَّخَذُوا مِنْ دُوْنِهِ آلِهَةً لَوْلاَ يَأْتُوْنَ عَلَيْهِمْ بِسُلْطَانٍ بَيِّنٍ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللهِ كَذِبًا

“Kaum kami ini telah mengambil sesembahan-sesembahan selain Dia. Mereka tidak mengajukan alasan yang terang (tentang keyakinan mereka?) Siapakah yng lebih dzalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?” (Al-Kahfi: 15)
Ketika mereka sepakat terhadap persoalan ini, mereka sadar, tidak mungkin menampakkannya kepada kaumnya. Mereka berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memudahkan urusan mereka:

رَبَّنَاآتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

"Wahai Rabb kami, berilah kami rahmat dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami." (Al-Kahfi: 10)
Mereka pun menyelamatkan diri ke sebuah gua yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala mudahkan bagi mereka. Gua itu cukup luas dengan pintu menghadap ke utara sehingga sinar matahari tidak langsung masuk ke dalamnya. Kemudian mereka tertidur dengan perlindungan dan pegawasan dari Allah selama 309 tahun. Allah Subhanahu wa Ta’ala buatkan atas mereka pagar berupa rasa takut meskipun mereka sangat dekat dengan kota tempat mereka tinggal. Allah Subhanahu wa Ta’ala sendiri yang menjaga mereka selama di dalam gua. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِيْنِ وَذَاتَ الشِّمَالِ

“Dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri.” (Al-Kahfi: 18)
Demikianlah agar jasad mereka tidak dirusak oleh tanah. Setelah tertidur sekian ratus tahun lamanya, Allah Subhanahu wa Ta’ala membangunkan mereka لِيَتَسَاءَلُوا (agar mereka saling bertanya), dan supaya mereka pada akhirnya mengetahui hakekat yang sebenarnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِْينَةِ

"Berkatalah salah seorang dari mereka: ‘Sudah berapa lama kalian menetap (di sini)?’ Mereka menjawab: ‘Kita tinggal di sini sehari atau setengah hari.’ Yang lain berkata pula: ‘Rabb kalian lebih mengetahui berapa lamanya kalian berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kalian pergi ke kota membawa uang perakmu ini’.” (Al-Kahfi: 19)
Di dalam kisah ini terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah yang nyata. Di antaranya:
1. Walaupun menakjubkan, kisah para penghuni gua ini bukanlah ayat Allah yang paling ajaib. Karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai ayat-ayat yang menakjubkan yang di dalamnya terdapat pelajaran berharga bagi mereka yang mau memerhatikannya.
2. Sesungguhnya siapa saja yang berlindung kepada Allah, niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala melindunginya dan lembut kepadanya, serta menjadikannya sebagai sebab orang-orang yang sesat mendapat hidayah (petunjuk). Di sini, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah bersikap lembut terhadap mereka dalam tidur yang panjang ini, untuk menyelamatkan iman dan tubuh mereka dari fitnah dan pembunuhan masyarakat mereka. Allah menjadikan tidur ini sebagai bagian dari ayat-ayat (tanda kekuasaan)-Nya yang menunjukkan kesempurnaan kekuasaan Allah dan berlimpahnya kebaikan-Nya. Juga agar hamba-hamba-Nya mengetahui bahwa janji Allah itu adalah suatu kebenaran.
3. Anjuran untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat sekaligus mencarinya. Karena sesungguhnya Allah mengutus mereka adalah untuk hal itu. Dengan pembahasan yang mereka lakukan dan pengetahuan manusia tentang keadaan mereka, akan menghasilkan bukti dan ilmu atau keyakinan bahwa janji Allah adalah benar, dan bahwa hari kiamat yang pasti terjadi bukanlah suatu hal yang perlu disangsikan.
4. Adab kesopanan bagi mereka yang mengalami kesamaran atau ketidakjelasan akan suatu masalah ilmu adalah hendaklah mengembalikannya kepada yang mengetahuinya. Dan hendaknya dia berhenti dalam perkara yang dia ketahui.
5. Sahnya menunjuk wakil dalam jual beli, dan sah pula kerjasama dalam masalah ini. Karena adanya dalil dari ucapan mereka dalam ayat:

فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِيْنَة

“Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota membawa uang perakmu ini.” (Al-Kahfi: 19)
6. Boleh memakan makanan yang baik dan memilih makanan yang disenangi atau sesuai selera, selama tidak berbuat israf (boros atau berlebihan) yang terlarang, berdasarkan dalil:

فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَى طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ

"Hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa makanan itu untukmu." (Al-Kahfi: 19)
7. Melalui kisah ini kita dianjurkan untuk berhati-hati dan mengasingkan diri atau menjauhi tempat-tempat yang dapat menimbulkan fitnah dalam agama. Dan hendaknya seseorang menyimpan rahasia sehingga dapat menjauhkannya dari suatu kejahatan.
8. Diterangkan dalam kisah ini betapa besar kecintaan para pemuda yang beriman itu terhadap ajaran agama mereka. Dan bagaimana mereka sampai melarikan diri, meninggalkan negeri mereka demi menyelamatkan diri dari segenap fitnah yang akan menimpa agama mereka, untuk kembali pada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
9. Disebutkan dalam kisah ini betapa luasnya akibat buruk dari kemudaratan dan kerusakan yang menumbuhkan kebencian dan upaya meninggalkannya. Dan sesungguhnya jalan ini adalah jalan yang ditempuh kaum mukminin.
10. Bahwa firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

قَالَ الَّذِيْنَ غَلَبُوا عَلَى أَمْرِهِمْ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيْهِمْ مَسْجِدًا

“Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: ‘Sungguh kami tentu akan mendirikan sebuah rumah ibadah di atas mereka’.” (Al-Kahfi: 21)
Di dalam ayat ini terdapat dalil bahwa masyarakat di mana mereka hidup (setelah bangun dari tidur panjang) adalah orang-orang yang mengerti agama. Hal ini diketahui karena mereka sangat menghormati para pemuda itu sehingga sangat berkeinginan membangun rumah ibadah di atas gua mereka. Dan walaupun ini dilarang –terutama dalam syariat agama kita– tetapi tujuan diceritakannya hal ini adalah sebagai keterangan bahwa rasa takut yang begitu besar yang dirasakan oleh para pemuda tersebut akan fitnah yang mengancam keimanannya, serta masuknya mereka ke dalam gua telah Allah Subhanahu wa Ta’ala gantikan sesudah itu dengan keamanan dan penghormatan yang luar biasa dari manusia. Dan ini adalah ketetapan Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap orang yang menempuh suatu kesulitan karena Allah, di mana Dia jadikan baginya akhir perjalanan yang sangat terpuji.
11. Pembahasan yang berbelit-belit dan tidak bermanfaat adalah suatu hal yang tidak pantas untuk ditekuni, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

فَلاَ تُمَارِ فِيْهِمْ إلاَّ مِرَاءً ظَاهِرًا

“Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang keadaan mereka, kecuali pertengkaran lahir saja.” (Al-Kahfi: 22)
12. Faedah lain dari kisah ini bahwasanya bertanya kepada yang tidak berilmu tentang suatu persoalan atau kepada orang yang tidak dapat dipercaya, adalah perbuatan yang dilarang. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan:

وَلاَ تَسْتَفْتِ فِيْهِمْ مِنْهُمْ أَحَدًا

"Dan jangan pula bertanya mengenai mereka (para pemuda itu) kepada salah seorang di antara mereka itu." (Al-Kahfi: 22)
Wallahu a’lam.

(Diambil dari Taisirul Lathifil Mannan karya Asy-Syaikh As-Sa’di rahimahullahu)

Sabtu, 23 Januari 2010

Assalamu'laikum



Selamat datang
Hidup adalah sebuah perjuangan yang tiada henti. Siapa yang berjuang dengan tangguh,itulah yang menang. Dalam perjuangan sangat dibutuhkan semangat yang tinggi,niat yang kuat dan juga strategi yang jitu. Mari berjuang....